Razia Gabungan Lapas Wahai dan Koramil, Perkuat Sterilisasi Blok Hunian dari Barang Terlarang
- Administrator
- Rabu, 15 April 2026 18:52
- 8 Lihat
- DAERAH
Wahai, CM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus menciptakan lingkungan yang aman dan tertib melalui langkah preventif yang tegas. Pada Selasa (14/4) malam, Lapas Wahai bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) Wahai menggelar razia gabungan guna melakukan sterilisasi barang-barang terlarang di blok hunian Warga Binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus upaya pemberantasan narkoba bersama Aparat Penegak Hukum.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan bergerak
secara saksama menyisir setiap sudut kamar Warga Binaan. Selain menyasar barang elektronik dan alat komunikasi ilegal, razia juga difokuskan pada pencegahan peredaran gelap narkoba serta benda tajam yang berpotensi memicu gangguan kamtib.
Dalam pers release yang diterima redaksi Citra Maluku, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa kegiatan sterilisasi dilakukan tanpa kompromi, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. “Kami tidak ingin ada celah bagi masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas. Kehadiran rekan-rekan dari Koramil Wahai sangat membantu memastikan proses penggeledahan berjalan aman, transparan, dan kondusif,” ujarnya.
Perwakilan Koramil Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadia, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung upaya penertiban demi menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Tugas kami memastikan keamanan di seluruh wilayah Wahai, termasuk di dalam institusi seperti Lapas. Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin. Sterilisasi ini penting agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini,” ungkapnya.
Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang, di antaranya dua gelas kaca dan satu silet. Barang-barang tersebut telah didata untuk kemudian dimusnahkan sesuai prosedur. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lapas Wahai dilaporkan aman dan terkendali.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut mengapresiasi langkah sigap jajaran Lapas Wahai. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga marwah Pemasyarakatan. “Sterilisasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi komitmen untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam Lapas. Ini adalah implementasi dari perintah harian untuk selalu waspada,” tegasnya.
Keberhasilan razia gabungan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara Lapas Wahai dan Koramil Wahai dalam menjaga stabilitas keamanan. Kerja sama lintas instansi ini diharapkan terus berlanjut guna memberikan rasa aman, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat.(CM/Ml/**)